Cara Agar Uang Tidak Terkena Inflasi

Penurunan nilai mata uang merupakan dampak dari inflasi. Cara agar uang tidak terkena inflasi ini salah satunya adalah melakukan investasi. Karena uang yang disimpan saja lama-kelamaan akan berkurang nilainya akibat kenaikan biaya produksi dan jumlah uang yang beredar terlalu banyak.

Harga-harga barang mulai naik dan terjadi dalam periode waktu tertentu merupakan kejadian inflasi. Uang mengalami inflasi maksudnya adalah nilainya semakin menurun dari waktu ke waktu. Dapat dicontohkan misalkan beberapa tahun yang lalu harga gorengan adalah 5 rupiah. Namun berangsur menjadi 2 ribu dapat 3. Hingga satu biji 1 ribu rupiah untuk waktu sekarang.

Artinya uang yang kamu simpan dahulu sampai sekarang akan memiliki nilai yang berbeda. Sebelumnya dengan uang 50 ribu, kamu bisa dapat barang lebih banyak. Namun sekarang tidak sebanyak itu lagi. Inilah penurunan nilai uang yang perlu diketahui. Tapi ada cara agar uang tidak terkena inflasi. Dengan menabung tapi dalam bentuk investasi dimana uang kamu akan terus menyesuaikan nilainya dengan perubahan zaman. Apa saja yang bisa dilakukan? Sinergibisnis memberikan gambarannya untuk kamu.

Cara Agar Uang Tidak Terkena Inflasi

Investasi berarti membelanjakan uang untuk suatu hal yang nilainya tidak akan berkurang dan akan berguna di masa mendatang. Ini merupakan langkah yang tepat agar uang yang kita kita simpan begitu saja tidak digerogoti oleh waktu. Namun apa saja investasi yang menarik sehingga uang kita tetap bisa bertahan?. Prinsipnya sama seperti menabung tapi uang tidak hanya mengendap begitu saja, tapi nilainya bertambah seiring berkembangnya waktu. Berikut ini beberapa tips membelanjakan uang kamu agar tidak terjerumus inflasi (nilainya berkurang):

Membeli Emas

Bisa kita lihat secara seksama, bahwa emas cenderung memiliki nilai yang stabil. Barang yang mewah ini sering menjadi perhiasan. Namun juga sangat bagus digunakan untuk investasi. Bahkan nilai emas dari tahun ke tahun selalu mengalami kenaikan. Ketika uang yang kita miliki ini dijadikan emas. Maka dia tidak akan mengalami penurunan.

Barang ini akan menjaga uang kamu dari kehilangan nilai. Tapi mungkin kita tidak bisa langsung membelanjakan untuk kebutuhan sehari-hari. Karena memang tujuannya untuk menabung. Jika membeli hari ini, maka tahun-tahun kedepan saat emas dicairkan nilai dalam bentuk uang akan menyesuaikan perkembangan jaman.

Bisnis Properti

Tidak hanya untuk bangunan mewah dan luas saja yang masuk dalam bisnis properti. Bahkan ketika kamu punya hak milik atas sepetak tanah, itu merupakan properti yang kamu miliki. Harga barang yang meningkat dari waktu ke waktu akan ikut memberikan keuntungan pada pemilik properti/ tanah yang sama-sama ikut mengalami kenaikan.

Gampangnya begini, dengan semakin lama kita tinggal di bumi. Semakin besar jumlah penduduk yang hidup, termasuk di negara kita ini. Semakin banyak orang hidup membutuhkan lebih banyak lahan untuk hunian. Karena semakin tingginya permintaan, maka nilai properti akan naik. Seperti itulah bisnis properti yang dimaksudkan.

Investasi Dengan Pengembalian Tinggi

Seperti layaknya kepemilikan saham perusahaan tertentu atau menanam uang untuk investasi di bank. Hasil investasi bisa naik dan turun seiring dengan banyak faktor. Hal ini diperlukan pemikiran matang untuk bisa mengambil keuntungan dari investasi saham. Karena punya resiko yang tinggi bahkan uang kamu bisa cepat hilang atau tidak ada nilainya sama-sekali.

Perlu diwaspadai juga berbagai jenis bisnis yang memberikan pengembalian sangat tinggi setelah menaruh uang. Misalkan mesin iklan AGT yang terbukti penipuan. Akan banyak lagi seri bisnis investasi yang berusaha menipu korbannya. Untuk investasi jenis ini, kamu harus lebih banyak berhati-hati dan cermat.

Investasi Pasar Modal

Sama seperti saham, dengan menempatkan uang kamu di pasar modal maka nilainya akan terus setara atau setidaknya diatas laju inflasi. Di dalamnya terdapat obligasi, saham, reksadana, dan sejenisnya. Ini merupakan jenis investasi yang mengalahkan inflasi. Nilai uang yang dimasukkan dalam pasar modal nilainya bisa diatas besarnya nilai inflasi tahunan.

Namun dalam pasar modal ada resiko sendiri-sendiri yang harus diterima. Tinggi dan rendahnya bisa disesuaikan dengan bagaimana kamu memilihnya. Jadi tetap berpikir untuk menjalankan investasi ini. Tidak hanya sekedar berinvestasi karena bisa berakibat kehilangan semua uang kamu.

Cara agar uang tidak terkena inflasi diatas cukup banyak pilihannya. Tapi kamu tidak hanya perlu menyelamatkan uang dari gejolak ekonomi tersebut. Kamu juga butuh menabung, deposit jangka pendek atau menengah, dan menyiapkan uang jaga-jaga. Jadi selain punya uang untuk ditanam, ada juga uang yang likuid sehingga bisa dicairkan kapan saja.

Tinggalkan komentar